Tampilkan postingan dengan label Queen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Queen. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 03 Januari 2015

Kenapa Kaset?

Minggu kemarin seperti biasa, saya sempatkan diri mampir ke sebuah toko CD/Kaset yang ada di bilangan Jakarta Pusat. Ini merupakan salah satu toko dari sedikit yang masih bertahan dari gempuran CD bajakan dan derasnya bocoran file audio/Video di dunia maya. Bayangkan album yang belum rilis pun sudah bocor di internet file MP3/Flac nya.

Toko ini masih cukup rame dikunjungi oleh pelanggan, terutama penikmat music yang sudah berumur. Entah alasan cinta fisik atau males/gak tahu cara download yang jelas CD/DVD/Bluray impor dengan harga yang aduhai serta CD band/artis dalam negeri rilisan lokal terlihat masih diminati. 
Disis lain ada rak yang nyaris tidak terlihat di satu sisi toko itu, terdapat susunan kaset pita yang kayaknya luput dari perhatian, iseng-iseng saya tanya berapa harganya?, dijawab oleh pramuniaga bahwa kaset pita  itu dijual Rp 10.000 (sepuluh ribu rupiah) untuk 3 kaset. Hah?.....betul dijual 3 kaset Rp 10.000.

Segera saya jongkok dan memelototi satu persatu. Nyaris tak ada yang saya tahu band/artis yang ada dalam susunan kaset itu. Namun mengingat saya punya kepentingan atas kaset itu, maka saya cukup kalap untuk membeli kaset-kaset itu. Total 30 kaset saya bayar, dan diiringi pertanyaan mas pramuniaga di counter: “bapak masih punya player nya”?, saya jawab masih dong….:)

Tumpukan kaset obral itu

Kepentingan apakah yang saya punya atas kaset yang gak jelas itu?, Ya…di tahun 2014 saya lagi suka ngumpulin kaset. Kaset apakah?, Jujur saya sendiri lebih suka mendengar CD atau MP3 karena alasan kualitas audio dan kepraktisan. Lantas mengapa kaset?, ada beberapa alasan yang mendasari yaitu:

  • Faktor nostalgia, karena saya sungguh menikmati masa remaja melalui kaset;
  • Faktor balas dendam, sebagai remaja dan mahasiswa yang belum mempunyai penghasilan tetap, kaset adalah godaan berat yang bisa mengorbankan makan dan kebutuhan lain saat itu;
  • Faktor ingin mendokumentasikan, sebagai penggemar RUSH dan QUEEN saya pingin mengumpulkan semua hal terkait RUSH dan QUEEN sebanyak banyaknya , jadi kalo nemu kaset Queen dan Rush apapun, meskipun albumnya sama tapi beda model dan label saya sikat (berkah jaman kaset bajakan);

Kaset Queen

  • Faktor penasaran, saya juga berusaha melengkapi koleksi kaset label YESS karena unik dan dalam jumlah yang terukur (sekitar 731 judul kaset);

Koleksi YESS

  • Faktor karena tidak ada CD nya untuk rekaman artis/band Indonesia, seperti kita tahu begitu susah untuk mencari rekaman artis Indonesia di era sebelum akhir 80 an dalam format CD. Sungguh buruk dokumentasi pemilik label, sehingga banyak master rekaman yang di timpa untuk merekam lagi. Akibatnya Kaset seperti album For Earth and Heaven Indra Lemana (Alpine Records), album Jazz Vocal Indonesia Margie Segers (Granada), serta album Air Mata Rien Djamain (Hidayat) misalnya tidak akan ditemui dalam format CD nya.


Kaset Indonesia yang tidak dirilis dalam format CDKaset Indonesia yang tidak dirilis dalam format CD

Nah, salah satu kelemahan format kaset artis Indonesia rata rata adalah menggunakan pita kaset berkualitas rendah (mungkin untuk menghemat ongkos produksi). Suara tidak balance, gabus penahan pita di head tape yang gampang aus, pita yang gampang kusut serta reel penggulung pita yang gampang pecah adalah contoh masalahnya.

Reel Pecah
Banyak kaset Indonesia yang saya koleksi pecah reelnya saat diputar, sehingga pita terlepas dan tidak bisa diputar lagi. Sementara tidak ada toko yang menjual onderdil itu, maka kanibalisme adalah jalan keluarnya.
Pita kaset lepas


Nah, kaset obralan tadi yang saya manfaatkan. Setelah saya putar dan tidak sesuai selera saya, maka segera saya sisihkan. Dan jika ada kaset koleksi yang saya sukai, mengalami kerusakan di reel pecah, atau gabus yang aus segera saya ambil obeng kecil untuk merestorasinya. Segera saya buka kaset yang akan direstorasi dan dari kaset baru yang saya tidak sukai, saya ambil komponen dengan membuang pitanya, lantas saya pasangkan ke kaset lama, dan biasanya setelah dilakukan penggantian, maka kaset itupun berjalan mulus lagi.

Operasi Restorasi

Ahhhh…..sungguh keasyikan tersendiri jika melakukan sesuatu yang disukai dan terkait masa lalu yang menyenangkan…

Kamis, 27 Maret 2014

Sampul Kaset


Saat jaman merdekanya kaset bajakan resmi eksis di Indonesia, satu album rekaman bisa dirilis oleh banyak label di Indonesia tanpa tedeng aling-aling. Seperti contoh kaset Queen Hot Space yang dirilis oleh Aquarius, Team Records, ABC Records, Hins Rockshot, Perina, Billboard dan banyak label lain lagi



Saat itu berbagai pertimbangan bisa dipakai penggemar musik saat memutuskan  akan membeli kaset sesuai selera pribadi nya. Mungkin pertimbangan pita kaset yang dipakai, perekam, kemasan, ada lyrics atau tidak hingga sampul kaset.

Saat perekam kaset Indonesia memulai, terasa masih sangat sederhana, seperti kaset Queen A Night at the Opera rilisan Perina. Sampul hanya warna hitam putih dengan susunan lagu berada pada sisi luar kaset, tanpa ada informasi rilis tahun berapa?, Siapa Musisi pendukungnya, apa lagi Lyrics nya. Sungguh sederhana sekali.


Seiiring kemajuan tekhnologi, sampul kaset pun mengalami perubahan dimana label perekam menggunakan sampul yang sudah ada template/master  yang sudah berlogo perekamnya namun masih dalam kondisi kosong (blangko). Barulah kemudian nama artis/band, Judul Album, No Seri Kaset, Musisi pendukung, Daftar Lagu dicetak / distensil dengan alat tertentu. Untuk urusan cover digunakan foto ( memotongnya terkadang gak sinkron)  yang ditempel dengan lem. Model ini hasilnya kurang rapi dan tekanan mesin stensil menimbulkan huruf yang cekung / menekan kertas kedalam,
Banyak perekam menggunakan tekhnologi ini seperti YESS (yang akhirnya malah menjadi trademark), Aquarius, Saturn, Contessa, ABC, AR (Private Music edisi garis-garis), Alpine. Kaset dimasa ini rata-rata tidak menyertakan lyrics karena terbayang bagaimana harus mengetiknya.
Sebagai contoh berikut beberapa kaset yang menggunakan model sampul seperti ini.


Menginjak awal 80 an, sampul kaset berkembang lagi, dimana tekhnologi percetakan semakin bagus, sampul kaset menjadi lebih rapi dan menarik. Cover bukan lagi foto yang ditempel dengan lem, tetapi sudah langsung dicetak secara rapi. Perekam besar seperti Billboard, AR, GL, Contessa, Team, Audio Master, Aquarius, Pan Audio, Connoisseur bahkan perekam Divisi II seperti ABC, Scorpio dan lain-lain sudah menggunakan model ini. Kaset terasa rapi dan rata-rata sudah diberi bonus yang dituliskan di sampul depan “Incl. Lyrics”. Sebagai contoh kaset rilisan Aquarius


Bagaimana dengan perekam YESS?, rasanya di awal 80 an YESS masih setia menggunakan model stensilan yang menjadi trademarknya. Namun saat berada di akhir hayat seperti ditulis mas Eddy Irawan pada http://gwmusic.wordpress.com/2012/11/24/yess-reformasi/ ternyata YESS juga mengikuti tekhnologi itu, termasuk menyertakan Lyrics pada kasetnya. Sebagai contoh kaset Genesis dengan nomer seri 683.


Hingga kini dijaman kaset lisensi, rasanya  tekhnologi nya masih sama, yang berbeda hanyalah tidak ada lagi satu album yang bisa di rilis oleh banyak perekam saenak udel le lagi. Kalopun ada perbedaan paling hanya pada edisi remaster. Tapi jaman sekarang siapa yang mau meremaster kaset?


Waktu telah berlalu, dan rasanya kita sama sama tahu kaset model mana yang akhirnya menjadi incaran para penggemar kaset. Ditengah harga kaset yang memicu inflasi beberapa rumah tangga, beberapa kaset langka yang menjadi incaran penggemar kaset pun (contoh serial Team Records) muncul produk palsunya. Tekhnologi cetak saat ini memungkinkan untuk memalsukan secara nyaris sempurna untuk sampul albumnya.

Sempat ngobrol dengan mas Gatot tentang kenapa kaset YESS tidak dicetak ulang?, mungkin kaset rilisan YESS / Monalisa meskipun menjadi incaran mungkin malah menjadi susah untuk di palsukan/dicetak ulang. Dengan model stensilan yang menimbulkan cekungan pada huruf dan tidak rapi  itu rasanya susah disamai oleh percetakan modern yang serba digital. Jadi bisa dimengerti jika harga kaset YESS pun semakin melambung tinggi.

Rabu, 11 September 2013

Hold!!!!!...berburu kaset Queen

Dalam perburuan kaset Queen yang pernah di rilis di Indonesia, saya menelusuri banyak tempat dari lapak nyata di  Jatinegara, mBeringharjo Jogja, Jl. Surabaya, Blok M-Square (Paling enak tempatnya) hingga ke lapak maya yang banyak di Facebook.
Berburu di lapak online mata harus awas dan kecepatan hold sangat berperan penting dalam perburuan ini. Terlambat sepersekian detik kaset yang diincar bisa jatuh ke pemburu lain. Namun kecepatan hold juga bisa menimbulkan kesalahan, contohnya saat ada yang menawarkan kaset dengan logo Crest serta ada tulisan Friendship Queen dari label yang gak jelas (Elite Creation), tanpa memikir dan bertanya saya langsung hold dan transfer kaset ini, yang saya pikir ini semacam kompilasi Queen yang bertemakan friendship...hahahaha pas sampai rumah ternyata salah, tidak ada lagu You’re The Best Friend, Friends will be friends dan  satupun lagu Queen yang ada disana....ini ternyata kompilasi dengan artis Heatwave (Dreaming You & All I Am), Kool & the Gang (Jones vs Jones), Randy Crawford (One Day I’ll Fly Away) dan lain-lain...yo wis nikmati aja irama yang funky ini.....

Kaset Friendship Queen
Demikian juga saat berburu dilapak nyata, mata harus super awas dan menelusuri satu persatu, maklum sesuai istilah Life begin at 40, dimana saat usia menapak 40 biasanya mata jadi plus (sialnya minus dan plus tidak bisa saling meniadakan) maka pandangan menjadi tidak fokus. Apalagi penjual di lapak nyata biasanya kurang menata rapi dagangannya (Fery Legend mungkin yang paling rapi), sehingga kaset Queen bisa tidak berurutan tempatnya.
Saat berkunjung ke salah satu lapak di Blok M-Square saya nemu deretan kaset Live Aid. Ada dari label Hins Collection, Team dan Billboard. Inilah seri kaset yang menjadi pemicu berakhirnya kaset YESS, Monalisa, Apple, Peony, KISS, Team, AR,  Aquarius, GL, Kings dan lain-lain akibat Bob Geldof selaku pemrakarsa Live Aid Concert for African Famine Relief ngamuk saat kaset ini dirilis di Indonesia dan di ekspor hingga ke Arab. 

Kaset Live Aid Vol 2 (Team Records)
Akhirnya Indonesia mengakhiri era bajakan resmi (pakai PPN), namun sampai saat ini pembajakan di Indonesia tidak pernah habis, produk bajakan beredar mencolok mata di mall hingga lapak pinggir jalan. Bedanya tidak ada cukai atas produk bajakan sekarang.

Dari DVD yang saya tonton, pada konser akbar tersebut Queen juga ikut berpartisipasi pada konser di Wembley Stadium yang terlihat pada DVD 2 Live Aid. Queen sendiri juga merilis dalam format DVD & Bluray Live Aid digabung dengan Montreal berjudul Rock Montreal.
Queen di Live Aid

Pada kaset Live Aid 2 Live Aid at Wembley Stadium London rilisan Team Records dengan nomor T-3391 format C-90, Queen mengisi Side A dengan 6 lagu sebagai berikut:
1. Bohemian Rhapsody
2. Radio Ga-ga
3. Hammer to Fall
4. Crazy Little Thing Called Love
5. We Will Rock You
6. We Are The Champions
Sisanya diisi oleh Dire Straits, Bryan Ferry, Nick Kershaw, Elton John, Adam Ants, Paul Mc Cartney dan Band Aid.

Saya tidak berminat mengambil kaset yang lain, Karena kaset ini master nya menurut khabar adalah dari Video/TV yang pasti memang audio nya nggak kinclong.
Cukuplah saya menikmati format DVD nya.

DVD Live Aid (4 DVD) & Queen Rock Montreal & Live Aid 


Kamis, 13 Juni 2013

21.08.1982 - Concert: Queen live in Reunion, Dallas, Texas, USA







Freddie Mercury & Brian May

John Deacon



Konser di Reunion, Dallas, Texas, USA
Tanggal 21.08.1982
Penonton: 11.760
Support Band: Billy Squier
Photos supplied by: Terry Holt


Selasa, 11 Juni 2013

Memburu Kaset Queen


Kenal pertama kali Queen lewat video betamax Top Pop yang salah satunya berisikan klip Queen Body Language yang merupakan promo album Hot Space di tahun 1982, perkenalan saya berlanjut lewat kaset Hot Space rilisan Golden Lion Records. 

Saya yang tinggal di kota Padang, saat itu sangatlah sulit mendapatkan kaset-kaset rock yang menjadi kesenangan saya sejak SMP.Kesukaan saya akan Queen saat itu terlampiaskan dengan kaset Queen serial Platinum album 1 s/d 8 rilisan Billboard.
Kaset yang berisikan materi album Queen I hingga Hot Space, menjadi pintu masuk bagi saya untuk mengenal Queen secara mendalam dibantu dengan beberapa tulisan di majalah Vista. 

Saat saya pindah ke Jakarta, kaset Queen saya pun berhamburan entah kemana, tak tersisa satupun di rumah orang tua saya. Saat itu di tahun 1995 saya sudah tak memikirkan lagi kaset itu, toh saya sudah lengkap punya CD nya. Ngapain miara kaset yang susah untuk memutarnya demikian yang ada di benak saya. 
Saya lebih fokus pada CD dan seiiring dengan jaman internet dimana interaksi antara orang sehobi terjadi di milis dan forum, selera musikpun ikut bertransformasi. saling meracuni antar anggota milis sungguh merupakan suatu hal yang menyenangkan, sehingga yang seneng claro teracuni oleh Jazz, Prog hingga death metal. Dan sebaliknya yang seneng metal pun teracuni oleh claro maupun prog, demikian pula saya...Istilah ketuaan mendengar musik rock pun hilang sudah. Meskipun selera menjadi lebar, dari musik claro, prog, jazz hingga metal, namun kesukaan saya terhadap Queen tak pernah hilang, apalagi istri saya waktu pacaran saya gombalin sampai klepek-klepek melalui lagu pentolan Queen Freddie Mercury  I was Born To Love You, hingga mau menjadi istri saya..bagaimana saya bisa melupakan Queen!!!
Mudahnya akses internet, toko online dan pertemanan menjadikan koleksi CD, DVD dan Bluray saya bertambah sedikit demi sedikit. Praktis sudah kumplit CD yang saya punya dari versi 1 CD hingga versi remaster 2011 (2 CD).

CD & Vinyl


Saat saya mulai serius menyimak blog gemblung ini, dan membaca postingan teman-teman tiba-tiba saya teringat akan nikmatnya kaset Queen. Apalagi setelah saya ikut progring di Corelli ketemu dedengkot proclaro mas Gatot, mas Herman, mas Ugik, mas Hengky, mas Rizki, mas Oni, mas Apec, mas Edy Irawan, mas Yudhi dan mas Noor Qodri. Sempet mampir dan mulai tertarik untuk mencoba lagi. Tapi saya sudah tidak punya player lagi, gak papa yang penting punya kasetnya dulu. Urusan player belakangan....

Akhirnya saya mengontak beberapa teman online seller disamping mulai bergerilya ke lapak-lapak kaset mulai Jalsur, Jatinegara disamping Blok M Square, serta sempat mampir ke Yogya.
Prinsip saya asal beda sikat...Seperti album Hot Space mulai dari Billboard, Team, Aquarius, Hins Collection hingga ABC records sudah saya sikat. Sayangnya versi Golden Lion yang jadi perkenalan saya malah belum dapet.
Kumpulan kaset rongsokan

Alhamdulillah...cukup banyak kaset Queen yang bisa saya kumpulkan. Total yang sudah saya dapatkan adalah sebanyak 65 kaset

  1. A Day at the Races-Queen (EMI-Aquarius)
  2. A Day at the Races-Queen (Perina)
  3. A Kind Of Magic-Queen (Aquarius)
  4. A Kind Of Magic-Queen (Billboard)
  5. A Kind Of Magic-Queen (EMI-Aquarius)
  6. A Night at the Opera-Queen (Aquarius-47033)
  7. A Night at the Opera-Queen (Aquarius-58030)
  8. A Night at the Opera-Queen (EMI-Aquarius)
  9. A Night at the Opera-Queen (Perina)
  10. Best of-Queen (Atlantic Records)
  11. Five Live-George Michael and Queen (EMI-Aquarius)
  12. Flash Gordon-Queen (Aquarius)
  13. Flash Gordon-Queen (Contessa)
  14. Greatest Hits II-Queen (EMI-Aquarius)
  15. Greatest Hits II-Queen (EMI-Aquarius)
  16. Greatest Hits I-Queen (EMI-Aquarius)
  17. Greatest Hits of Queen & Freddie Mercury-Queen & Freddie Mercury (Kings (C-90))
  18. Hot Space-Queen (ABC Records)
  19. Hot Space-Queen (Aquarius)
  20. Hot Space-Queen (Aquarius)
  21. Hot Space-Queen (Hins Collection)
  22. Hot Space-Queen (Kings Billboard)
  23. Innuendo-Queen (EMI-Aquarius)
  24. Innuendo-Queen (EMI-Aquarius)
  25. Jazz-Queen (Aquarius)
  26. Jazz-Queen (EMI-Aquarius)
  27. Live at Wembley '86 #1-Queen (EMI-Aquarius)
  28. Live at Wembley '86 #2-Queen (EMI-Aquarius)
  29. Live Killers-Queen (Aquarius)
  30. Live Killers-Queen (EMI-Aquarius)
  31. Live Killers-Queen (Private Collection)
  32. Live Magic-Queen (EMI-Aquarius)
  33. Made in Heaven-Queen (EMI-Aquarius)
  34. Made in Heaven-Queen (EMI-Aquarius)
  35. News of the World-Queen (Aquarius)
  36. Queen + Greatest Hits III-Queen + (EMI-Aquarius)
  37. Queen II-Queen (Fame)
  38. Rockline!-Queen 1-Queen (Team Records)
  39. Rockline!-Queen 2-Queen (Team Records)
  40. Rockline!-Queen 8-Queen (Team Records)
  41. Rocks, Vol. 1-Queen (EMI-Aquarius)
  42. Sheer Heart Attack-Queen (EMI-Aquarius)
  43. The Best of 2-Queen (Aquarius)
  44. The Best of-Queen (Aquarius Kuning)
  45. The Best of-Queen (Aquarius)
  46. The Game-Queen (Aquarius)
  47. The Miracle-Queen (EMI-Aquarius)
  48. The Platinum Album 1-Queen (Billboard)
  49. The Platinum Album 2-Queen (Billboard)
  50. The Platinum Album 3-Queen (Billboard)
  51. The Platinum Album 4-Queen (Billboard)
  52. The Platinum Album 5-Queen (Billboard)
  53. The Platinum Album 6-Queen (Billboard)
  54. The Platinum Album 7-Queen (Billboard)
  55. The Platinum Album 8-Queen (Billboard)
  56. The Very Best of Queen II-Queen (Billboard)
  57. The Very Best of Queen-Queen (Aquarius)
  58. The Very Best of-Queen (Pan Audio (C-90))
  59. The Very Best of-Queen (Saturn)
  60. The Works-Queen (Aquarius)
  61. The Works-Queen (Aquarius)
  62. The Works-Queen (AR)
  63. The Works-Queen (Audio Masters)
  64. The Works-Queen (Kings Billboard)
  65. The Works-Queen (Team Records)


semoga segera bisa mendapatkan Hot Space versi Golden Lion....(mungkin ada yang mau barter?)

Jumat, 26 April 2013

Wembley....


Sebentar lagi Final piala FA antara Manchester City versus Wigan pada tanggal 11 Mei 2013 akan digelar di stadion keramat Wembley .
Wembley
Wembley memang keramat....termasuk bagi Queen 
Queen menjadi salah satu band yang bisa konser pada stadion keramat tersebut. Pada 13 Juli tahun 1985 Queen berpartisipasi pada konser amal legendaris Live Aid  yang digelar di 2 tempat Stadion Wembley (London) dan Stadion JFK (Philadelphia). Mereka tampil dalam event yang bersama dengan legenda musik rock seperti Led Zeppelin (formasi reuni tanpa Bonzo tentunya yang perannya diambil oleh Phil Collins), The Who, Black Sabbath, Status Quo, David Bowie, Elton John serta bintang masa itu seperti U2, Dire Straits, Judas Priest, Madonna hingga Duran Duran.

Penampilan Queen di konser amal untuk menanggulangi kelaparan di Afrika Live Aid, bisa ditonton melalui serial DVD Live Aid pada disc 2 dari 4 keping DVD, lalu pada Queen Rock Montreal & Live Aid serta tentunya juga melalui youtube.,

4 DVD Live Aid & DVD Queen Rock Montreal & Live Aid

Tampil di sore menjelang malam pukul 18:41, setelah Dire Straits tampil dengan "Money for Nothing" (bersama Sting), serta "Sultans of Swing", Penampilan Queen dimulai dengan penggalan "Bohemian Rhapsody", Freddie berkaos singlet putih bercelana jeans ketat tampil menyanyi sambil bermain piano. yang disambung dengan "Radio Ga Ga" Single hits terbaru mereka, Lagu ini sungguh gampang memancing interaksi dengan penonton yang memadati stadion keramat itu.
Bermain Piano pad Bohemian Rhapsody

Radio Ga ga

Setelah "Radio Ga ga" Freddie mengajak penonton ber deeooooo,  deeooooo..... didadidadidadidado dan disambung dengan teriakan Hey...hey...hey..."Hammer to Fall," sebuah nomor straight rock segera memanaskan Wembley. 
"Crazy Little Thing Called Love" menjadi nomor berikut dimana Freddie bernyanyi sambil memainkan fender telecaster. Sementara Brian May sendiri bergantian memainkan 3 gitar, dan salah satunya tentu saja Red Special.
"Crazy Little Thing Called Love"

Queen memuncaki penampilan sore itu dengan penggalan "We Will Rock You" dan menutupnya dengan "We Are The Champions." 
We Are The Champions

Sebagai penggemar Queen, Penampilan selama 20 menit rasanya kurang, namun mengingat puluhan artis bermain dalam 2 stage di Stadion Wembley serta Stadion JFK di Philadelphia Queen harus rela berbagi panggung dengan durasi 20 menitan tersebut.

Meskipun tampil bersama dengan band besar seperti disebut diatas, Menurut hasil jajak pendapat yang dilakukan belakangan ini, penampilan Queen dinilai sebagai bagian pertunjukan konser Live Aid yang terbaik (http://news.bbc.co.uk/2/hi/entertainment/4420308.stm)

Setahun setelah konser Live Aid, Pada tahun 1986 Queen kembali menggelar konser akbar selama 2 hari di Wembley dalam rangkaian konser Magic Tour di Eropa, yang nantinya akan muncul dalam DVD Live  at Wembley.
Live at Wembley


Bahkan setelah Freddie meninggal karena aids, konser tribute nya pun juga digelar di Wembley pada 20 April 1992

Wembley memang keramat..................

Rabu, 03 April 2013

Queen "Greatest Hits"


Tahun 2011 merupakan tahun yang istimewa bagi penggemar Queen. Sepeninggal Freddie Mercury yang meninggal pada tanggal 24 November 1991 , hanya 2 album studio yang mereka telorkan. Yaitu "Made in Heaven" tahun 1995 berisikan materi yang sempat direkam sebelum Freddie meninggal, serta "Cosmos Rock" pada tahun 2008 dengan vokalis Paul Rodgers.

Menandai 40 tahun Queen, Disamping buku 40 Years of Queen, album  studio Queen sejak s/t hingga Made in Heaven juga dirilis ulang dengan tambahan CD bonus dari materi yang tercecer.
40 Years of Queen

Kesempatan baik bagi para penggemar Queen untuk kembali mengkoleksi album tersebut, dan beruntung bagi penggemar di Indonesia, Universal Music Indonesia juga merilis komplit album studio tersebut.

Salah satu yang unik untuk album Greatest Hits I & Greatest Hits II di Indonesia UMI mengemasnya dalam kemasan kaleng dengan embel-embel Platinum Diamond Series.

Kemasan Kaleng
Saya sendiri awalnya ragu-ragu untuk mencomot album itu, disamping saya  sudah punya 2 album itu baik versi lama, maupun versi remaster 2011 (made for Hungary), harga CD kemasan kaleng dengan bandrol Rp 169.000  itu cukup membuat langkah surut.

Indonesia vs Hungary


Minggu lalu saat belanja ke sebuah hypermarket, kembali godaan itu datang, bolak-balik menimang CD itu, sungguh kemasan yang unik..
Saat sedang menimang, suara empuk mbak-mbak penjaga counter CD menyapa ramah..."Bapak, sedang ada diskon lho".....oh ya?, ternyata bandrolnya saat itu turun Rp 20.000. Dengan ketetapan hati yang bulat, segera saya masukkan 2 CD tersebut kedalam trolli, bercampur dengan ayam, daging dan sayur mayur...

Greatest Hits


Senin, 18 Maret 2013

Kaset Bajakan yang Di Bajak


Saat balik pingin ngumpulin kaset Queen, saya dapet album Queen Hot Space pra lisesni rilisan ABC records yang telah saya posting sebelumnya

Dari komentar pada posting itu, mas Nelwin menginformasikan bahwa ini merupakan bajakan dari rilisan Aquarius. Penasaran saya mencoba mencari kaset versi Aquarius. Setelah dapat ternyata memang benar. Kaset versi ABC mencomot versi Aquarius dengan beberapa modifikasi:

Tampak Muka-->versi Aquarius jelas lebih cerah dan ada tulisan Incl Lyrics, karena memang versi Aquarius menambahi lyrics pada booklet kasetnya. Pada versi ABC tulisan incl lyrics dihapus dan logo Aquarius diganti dengan logo ABC records. dan tulisan Hot Space Queen ditambahi '82

Tampak Muka

Tampak belakang-->persis sama, hanya logo dan tambahan tulisan 82

tampak belakang

Pita Kaset-->Aquarius menggunakan Maxell sementara ABC pita tidak jelas

Kaset Queen Hot Space ini juga mengacak susunan lagu, serta ada bonus track dari album Queen sebelumnya. Urutan asli album Hot Space adalah:
01 Staying Power
02 Dancer
03 Back Chat
04 Body Language
05 Action This Day
06 Put Out the Fire
07 Life Is Real (Song for Lennon)
08 Calling All Girls
09 Las Palabras de Amor (The Words of Love)
10 Cool Cat
11 Under Pressure

Namun pada kaset  ini urutannya adalah:
Side A:
A-01 Life Is Real (Song For Lennon) [album Hot Space]
A-02 Back Chat [album Hot Space]
A-03 Staying Power [album Hot Space]
A-04 Dancer [album Hot Space]
A-05 Body Language [album Hot Space]
A-06 Las Palabras De Amor (The Words Of Love) [album Hot Space]
A-07 Under Pressure (feat David Bowie) [album Hot Space]

Side B:
B-01 Put Out The Fire [album Hot Space]
B-02 Calling All Girls [album Hot Space]
B-03 Cool Cat [album Hot Space]
B-04 Action This Day [album Hot Space]
Bonus track:
B-05 Fight from the Inside [album News of the World-1977]
B-06 It's Late [album News of the World-1977]

Queen - Live Killers


Live Killers versi kaset adalah sedikit diantara album Live Show dalam format kaset di tahun 80 an yang sangat berkesan buat saya selain Rolling Stones "Still Life", Scorpions "Tokyo Tapes" Live at Nakano Sun Plaza, Led Zeppelin "The Song Remains the Same" serta Deep Purple "Made in Japan".

Kaset Live killers pertama yang saya punya adalah versi The Platinum Album ke 5 yang dirilis sebagai serial oleh Billboard pada tahun 1984. Kaset non lisensi ini mempunyai durasi 76 menit yang dibagi dalam Side A: 37:37 menit dan Side B: 37:30 menit direkam pada pita kaset BASF C-76 (format standar kaset saat itu adalah c-60 berdurasi 60 menit).
Dengan Bohemian Rhapsody diawali  intro Ibrahimnya (Mustapha), sebagai lagu pertama (dalam album aslinya Lagu Pertama adalah We Will rock You (fast version) dan ditutup dengan God save The Queen. Dari durasi asli selama 90:08 menit, kaset ini mengorbankan lagu "Brighton Rock" yang tidak dimasukkan dalam kaset ini. Adapun tracklist kaset ini adalah:

Side A:
  • A-01 Bohemian Rhapsody
  • A-02 Love of My Life
  • A-03 '39
  • A-04 Don't Stop Me Now
  • A-05 We Will Rock You
  • A-06 Let Me Entertain You
  • A-07 Get Down, Make Love
  • A-08 You're My Best Friend
  • A-09 Dreamer's Ball
  • A-10 Sheer Heart Attack
 Side B:
  • B-01 Death on Two Legs
  • B-02 Killer Queen
  • B-03 Bicycle Race
  • B-04 I'm in Love With My Car
  • B-05 Now I'm Here
  • B-06 Tie Your Mother Down
  • B-07 Keep Yourself Alive
  • B-08 Spread Your Wings
  • B-09 We Will Rock You
  • B-10 We Are the Champions
  • B-11 God Save the Queen
Platinum Album 5 (Billboard)

Kaset kedua Live Killers yang saya punya adalah versi Aquarius. Dibandingkan versi The Platinum Album Billboard, versi Aquarius ini lebih pendek lagi, berdurasi 60 menit dengan pita Maxell UD C-60, lebih banyak lagu yang dikorbankan dalam kaset ini. Sama seperti versi billboard kaset ini diawali dengan lagu "Bohemian Rhapsody" namun tidak seperti layaknya konser Queen, penutupnya bukan "God save The Queen" namun"Keep Yourself Alive".
Dari durasi aslinya, kaset 60 menit ini mengorbankan lagu "Brighton Rock", "Now I'm Here", "Sheer Heart Attack" dan "We Will Rock You" (versi biasa) yang tidak dimasukkan dalam kaset ini. Adapun tracklist kaset ini adalah:

Side A:
  • A-01 Bohemian Rhapsody
  • A-02 Tie Your Mother Down
  • A-03 We Will Rock You
  • A-04 We Are the Champions
  • A-05 God Save the Queen
  • A-06 Don't Stop Me Now
  • A-07 Spread Your Wings
  • A-08 Let Me Entertain You
Side B:
  • B-01 Death on Two Legs
  • B-02 Killer Queen
  • B-03 Bicycle Race
  • B-04 I'm in Love With My Car
  • B-05 Get Down, Make Love
  • B-06 You're My Best Friend
  • B-07 Dreamer's Ball
  • B-08 Love of My Life
  • B-09 '39
  • B-10 Keep Yourself Alive
Live Killers (Aquarius)

 Live Killers sendiri merupakan double live album dalam format PH, kaset dan compact disc dari group Queen. Dirilis pada 22 Juni 1979, dan direkam selama tur promo album Jazz di Eropa antara Januari dan Maret 1979. Live Killers merupakan live album pertama Queen, setelah mereka merencanakan merilis album live sejak November 1974 (Rainbow Theater) hingga Juni 1977 (Earl's Court Arena) namun selalu tertunda.

Dalam buku "Queen Live - a Concert Documentary"  oleh Greg Brooks disebutkan bahwa beberapa materi live album ini seperti:
  • "Don't Stop Me Now", "Spread Your Wings" dan "Brighton Rock" merupakan rekaman show  dari Stadthalle, Bremen pada 20 Jan 1979. 
  • "Death On Two Legs" merupakan rekaman show  dari  Sporthalle, Cologne 1 Feb 1979. 
  • "'39" and "Now I'm Here" merupakan rekaman show  dari  Festhalle, Frankfurt 2 Feb 1979. 
Tidak ada yang tahu tentang sisa lagu dalam album tersebut berasal dari konser yang mana, tidak ada catatan atau informasi yang didokumentasikan (bahkan Brian May pun mengatakan bahwa ia tidak ingat dari konser mana sumber lagu yang berbeda direkam).

Sementara menurut buku "Queen-Complete Works" karya Georg Purvis sebagian besar materi album ini diambil dari Konser mereka di Frankfurt (2 Feb 1979) dan Lyon (17 Feb 1979).

Album ini diproduksi sendiri oleh Queen dan merupakan album pertama mereka yang dimixing di studio mereka sendiri, Mountain Studios di Montreux, Swiss, disela-sela sesi rekaman album mereka berikutnya (The Game) Meskipun demikian, gitaris Brian May dan drummer Roger Taylor mengungkapkan di sebuah acara radio di Amerika Serikat (yang menyoroti pembuatan 1980-an Game) bahwa Queen kecewa dengan mixing akhir album ini. Meskipun mengecewakan dimata Brian May dan Roger Taylor, Live Killers cukup sukses di tangga lagu-lagu, mencapai nomor 3 di UK Albums Chart, dan nomor 16 di Billboard 200 di Amerika Serikat, serta mencapai double platinum di Amerika Serikat.
Di luar wilayah Amerika Serikat, Eropa dan Kanada, Elektra Records merilis ulang versi yang lebih pendek diedit dari album pada tahun 1985 berjudul Queen Live. 

Pada tahun 1994 album ini dirilis sebagai bagian dari Seri Digital oleh EMI, namun tidak diperbaiki dari sisi kualitas rekaman yang buruk. Baru tahun 2001 album remaster dan dikembalikan dalam kualitas yang lebih baik oleh Peter Mew. 

Terdiri dari 22 track, We Will Rock You muncul dalam 2 versi, versi cepat pada track 1 dan  track 20, untuk versi LP terdiri dari:
Side one
01 "We Will Rock You" [fast version] (Brian May) – 3:18
02 "Let Me Entertain You" (Freddie Mercury) – 3:15
03 "Death on Two Legs (Dedicated To...)" (Mercury) – 3:31
04 "Killer Queen" (Mercury) – 1:59
05 "Bicycle Race" (Mercury) – 1:28
06 "I'm in Love with My Car" (Roger Taylor) – 2:08
07 "Get Down, Make Love" (Mercury) – 4:31
08 "You're My Best Friend" (John Deacon) – 2:08

Side two
09 "Now I'm Here" (May) – 8:42
10 "Dreamer's Ball" (May) – 3:44
11 "Love of My Life" (Mercury) – 4:57
12 "'39" (May) – 3:26
13 "Keep Yourself Alive" (May) – 4:02

Side three
14 "Don't Stop Me Now" (Mercury) – 4:28
15 "Spread Your Wings" (Deacon) – 5:17
16 "Brighton Rock" (May) – 12:13

Side four
17 "Bohemian Rhapsody" [intro: "Mustapha"] (Mercury) – 6:02
18 "Tie Your Mother Down" (May) – 3:40
19 "Sheer Heart Attack" (Taylor) – 3:35
20 "We Will Rock You" (May) – 2:48
21 "We Are the Champions" (Mercury) – 3:27
22 "God Save the Queen" (Trad.; arr. May) – 1:31

Live Killers

Sementara versi CD & Kaset (EMI Lisensi) adalah:

Disc#1/Side A:
01 "We Will Rock You" [fast version] (Brian May) – 3:18
02 "Let Me Entertain You" (Freddie Mercury) – 3:15
03 "Death on Two Legs (Dedicated To...)" (Mercury) – 3:31
04 "Killer Queen" (Mercury) – 1:59
05 "Bicycle Race" (Mercury) – 1:28
06 "I'm in Love with My Car" (Roger Taylor) – 2:08
07 "Get Down, Make Love" (Mercury) – 4:31
08 "You're My Best Friend" (John Deacon) – 2:08
09 "Now I'm Here" (May) – 8:42
10 "Dreamer's Ball" (May) – 3:44
11 "Love of My Life" (Mercury) – 4:57
12 "'39" (May) – 3:26
13 "Keep Yourself Alive" (May) – 4:02

Disc#2/Side B:
14 "Don't Stop Me Now" (Mercury) – 4:28
15 "Spread Your Wings" (Deacon) – 5:17
16 "Brighton Rock" (May) – 12:13
17 "Bohemian Rhapsody" [intro: "Mustapha"] (Mercury) – 6:02
18 "Tie Your Mother Down" (May) – 3:40
19 "Sheer Heart Attack" (Taylor) – 3:35
20 "We Will Rock You" (May) – 2:48
21 "We Are the Champions" (Mercury) – 3:27
22 "God Save the Queen" (Trad.; arr. May) – 1:31

Live Killers