Tampilkan postingan dengan label godbless. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label godbless. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 10 Oktober 2009

CD Kompilasi Logiss Best Seller '89-91'


Album: Logiss Best Seller '89-91'
Tahun: 1991
Logiss Records

tracklist:
01-Kerangka Langit (Kaisar Group)
02-She Passed Away (GodBless)
03-Sesal (Mel Shandy)
04-Cita Yang Tersita (Power Metal)
05-Halusinasi (Mel Shandy)
06-Maret 1989 (GodBless)
07-Angan-angan (ElPamas)
08-Rock Bergema (Roxx)
09-Dirimu (Gank Pegangsaan)
10-Semut Hitam (GodBless)
11-Ulah Tuan & Nona (Mel Shandy)

Jumat, 08 Mei 2009

GodBless-Rolling Stone Venue, Jakarta 07 Mei 2009




GodBless menjadi pemuncak acara 4th majalah Rolling Stone Indonesia.
Tampil setelah Edane, C.U.T.S, Alexa dan The Changcuters GodBless yang tampil dengan formasi:'
Achmad Albar-Vocal
Ian Antono-Guitar
Donny Fatah-Bass
Abadi Soesman-Keyobard
Yaya Moektio-drums,
tampil menawan membawakan sekitar lagu dengan setlist:
- Huma Diatas Bukit/She Passed away
- Musisi
- Anak Adam
- Kehidupan
- Rumah Kita
- menjilat Matahari
- Srigala Jalanan
- N.A.T.O
- Rock and Roll
- Semut Hitam
Pada lagu Serigala Jalanan, muncul Eet Syahranie sebagai bintang tamu.

Malam itu show ditutup dengan Semut Hitam dengan Abdee Slank dan Ridho Slank sebagai bintang tamu.

Kamis, 30 April 2009

CD God Bless-36 (Demo Version)

Album: 39 (Demo Version)
Tahun: 2009

Karisma Records

Tracklist:
01 N.A.T.O
02 Prahara Timur Tengah
03 Pudar
04 Biarkan Hijau

CD ini merupakan bonus Majalah Rolling Stone Indonesia Edisi Mei 2009
Ayo buruan beli.....:)

Minggu, 02 November 2008

KOMPAS Cetak : "Gala Dinner" bagi Achmad Albar

http://cetak.kompas.com/read/xml/2008/11/02/02070612/gala.dinner.bagi.achmad.albar
Tulisan di Kompas Minggu, 2 November 2008

Jimmy S Harianto

Musik rock memang berhati muda. Dimainkan pemusik tua pun di telinga tetap kedengaran hangat dan bergairah.

Itulah pentas musik God Bless, ”supergrup” Indonesia pada tahun 1980-an ketika memeriahkan pentas ”The Immortals” di Jakarta, Kamis (30/10).

Melihat penampilannya, kesemua pemainnya boleh dikata ”sampun sepuh” (sudah tua). Achmad Albar, sang vokalis utama, sudah berumur 62 tahun.

Ian Antono, sang gitaris? Ia pun sudah 57 tahun. Juga pemegang basnya yang selalu berpenampilan khas ketika membetot bas—seperti memperkuda gitarnya—Donny Fattah Gagola, ia sudah 57 tahun.

Pemegang keyboard ”terbaru” mereka? Abadi Soesman, yang menggantikan andalan lama mereka, Yockie Suryoprayogo, juga sudah berumur 59 tahun.

Satu-satunya yang termuda hanyalah personel baru yang sebenarnya ”tidak baru” di profesinya, penabuh drum Yaya Muktio (menggantikan pemain lama Teddy Sujaya), masih di bawah 50 tahun. Kelahiran tahun 1966.

Tetapi, jangan tanya permainan musiknya. Jika grup-grup musik muda kita saat ini banyak yang suka lagu ”menye-menye” atau ”metal”—melo total, alias sangat mendayu-dayu—maka God Bless malam itu sungguh masih garang total....

Donny yang tampak tua di panggung tiba-tiba berubah menjadi seperti penunggang kuda yang garang. Juga demikian Ian Antono yang menggetarkan sekitar 500 penonton undangan dengan raungan gitarnya.

Bagi Achmad Albar—yang belum lama ini dirundung peristiwa: harus mendekam delapan bulan di penjara karena kasus psikotropika, malam itu sungguh sebuah penampilan yang mengobati lukanya.

Penonton sebagian besar hafal lagu-lagu yang dibawakannya pada malam hari itu. Dari Kehidupan, Menjilat Matahari, Rumah Kita, Huma di Atas Bukit, Anak Adam, sampai lagu-lagu tambahan Syair Kehidupan, Panggung Sandiwara, dan Semut Hitam.

Meski malam itu sebenarnya adalah malam penghormatan bagi ”25 legenda” (The Immortals—yang tak lekang mati) oleh majalah musik Rolling Stone, tetapi tak berlebihan jika malam itu sebenarnya adalah juga malam gala dinner bagi sang vokalis, Achmad Albar, dan kelompok God Bless-nya.

Andalkan kemampuan

Inilah bedanya antara rocker tua dan pemusik masa kini. Jika pemusik masa kini banyak yang bersembunyi di balik kehebatan alat, God Bless benar-benar tampil mengandalkan kemampuan musik ”murni”-nya.

Ketika membuka lagu, dengan Musisi di awal konser, gitaris Ian Antono seolah berdialog dengan pemain bas Donny Gagola melalui petikannya.

Rata-rata setiap lagu mereka ”ramai-ramai” dinyanyikan penonton, seperti pada lagu kedua, Syair Kehidupan. Atau sebuah lagu indah ciptaan Yockie Suryoprayogo, Menjilat Matahari.

Lagu berlirik Inggris, She Passed Away—yang selalu menjadi ”lagu wajib” dalam setiap pentas mereka pada tahun 1970-an, misalnya pentas-pentas mereka di Taman Ismail Marzuki—mendapat pula aplaus hangat penonton, yang merangsek sampai ke bibir panggung.

Dalam sejumlah lagunya, seperti pada lagu melodious, Huma di Atas Bukit (ciptaan tahun 1974-1975), Ian Antono menjentingkan nada di atas gitar akustik. Juga dalam She Passed Away.

Ketika mereka sudah mengatakan usai pun, publik belum mau beranjak. Sampai tiga encore dimainkan, Jalan Kehidupan, Panggung Sandiwara, dan Semut Hitam.

Koes Bersaudara

Melalui serangkaian seleksi yang dilakukan sekitar 23 juri terpilih dari kalangan jurnalis, pemusik, dan kalangan produksi musik, dihasilkan ”25 pemusik legendaris”, yang tentu saja tak mencakup semua legenda yang ada.

Sekitar 180 nama, menurut sumber Rolling Stone, masuk dalam daftar. Akan tetapi, harus dipilih 25 dengan kriteria, bahwa sosok tersebut adalah musisi yang paling berperan membentuk musik populer Indonesia seperti yang dikenal sekarang ini.

Koes Plus menjadi pemusik legendaris nomor satu. Selain dinilai sangat produktif, lebih kurang 1.000 lagu dalam 63 album, juga pemusik Koes bersaudara ini bertahan dalam rentang waktu yang lama.

Yon Koeswoyo (68)—salah satu dari dinasti musik Koeswoyo—kini bahkan masih aktif bermusik dan berpentas meski dengan anggota-anggota muda sekalipun di bawah nama Koes Plus Pembaruan....

”Saya masih segar lho,” ujar Yon Koeswoyo ketika menerima penghargaan ”The Immortals”. Selain masih melakukan rekaman, Yon Koeswoyo kini menjadi satu-satunya anggota Koes Plus tersisa yang masih aktif bermusik.

Mereka lainnya yang mendapat penghargaan ”legenda” adalah: Iwan Fals, almarhum Chrisye, Benyamin Suaeb, almarhum Ismail Marzuki, grup musik Slank, Guruh Soekarnoputra, grup God Bless, Titiek Puspa (satu-satunya perempuan), Bimbo, Bing Slamet, Rhoma Irama, Fariz RM, almarhum Gombloh, Ebiet G Ade, Gesang, almarhum Harry Roesli, almarhum Jack Lesmana, Achmad Albar, grup The Rollies, Eros Djarot, Yockie Suryoprayogo, Dewa19, Ahmad Dhani, dan musisi jazz Indra Lesmana.

”Memang, ada yang bertanya, mengapa musisi, seperti A Riyanto atau almarhum Sam Saimun, tak masuk dalam 25 (orang terpilih) kali ini, itulah namanya pilihan. Mungkin di pemilihan berikut, mereka akan masuk,” ujar pucuk pimpinan Rolling Stone, Andy F Noya.

Lain kepala, lain pula rambutnya. Lain orang, lain pula pendapat dan pilihannya. Jika diurut dan dipilih-pilih, mungkin akan menghasilkan 100, bahkan 200 pemusik legendaris Indonesia yang abadi di sanubari pendengarnya. Itulah namanya pilihan. (Dahono Fitrianto/Budi Suwarna)

Selasa, 29 Juli 2008

CD GodBless-Apa Kabar?

Album Apa Kabar?
Tahun 1997
Log Zhelebour Production

01 Apa Kabar?
02 Anakku
03 Srigala Jalanan
04 Asasi
05 Diskriminasi
06 Roda Kehidupan
07 Pengamen Kecil
08 Balada si Toha
09 Nurani
10 Kembali


Formasi GodBless pada album ini:

  •      Achmad Albar-Vocal
  •      Ian Antono-Guitar 2
  •      E'et Syahranie-Guitar 2    
  •      Donny Fatah-Bass
  •      Joki Suryoprayogo-Keyboard
  •      Teddy Sujaya-Drum

CD GodBless-18 Greatest Hits Of GodBless

Album 18 Greatest Hits Of GodBless
Tahun 1992
Logiss Records Inc

Disc #1
01 Balada Sejuta Wajah
02 Damai Yang Hilang
03 Menjilat Matahari
04 Rumah Kita
05 Musisi
06 Anak Kehidupan
07 Sesat
08 Trauma
09 Mistery

Disc #2
01 Raksasa
02 Selamat Pagi Indonesia
03 Huma Diatas Bukit
04 Semut Hitam
05 Setan Tertawa
06 Cendawan Kuning
07 Kehidupan
08 Maret 1989
09 She Passed Away

CD GodBless-The Story of

Album The Story of GodBless
Tahun 1990
Logiss Records Inc

01 Huma Diatas Bukit
02 Musisi
03 She Passed Away
04 Raksasa
05 Kehidupan
06 Cendawan Kuning
07 Setan Tertawa
08 Rumah Kita
09 Menjilat Matahari
10 Sesat

Senin, 28 Juli 2008

CD GodBless-Raksasa

Album Raksasa
Tahun 1989
Logiss Records

01 Maret 1989
02 Menjilat Matahari
03 Misteri
04 Emosi
05 Cendawan Kuning
06 2002
07 Pemburu Ilusi
08 Sang Jagoan
09 Anak Kehidupan
10 Raksasa


Formasi GodBless pada album ini:

    * Achmad Albar-Vocal
    * Eet Syahranie-Guitar
    * Donny Fatah-Bass
    * Jockie Suryoprayogo-Keyboards
    * Teddy Sujaya-Drums

CD GodBless-Semut Hitam

Album Semut Hitam
Tahun 1988
Logiss Records

01 Kehidupan
02 Rumah Kita
03 Semut Hitam
04 Damai Yang Hilang
05 Orang Dalam Kaca
06 Ogut Suping
07 Suara Kita
08 Badut Badut Jakarta
09 Trauma
10 Bla…bla…..Bla…

Formasi GodBless pada album ini:
  • Achmad Albar-Vocal
  • Ian Antono-Guitar
  • Donny Fatah-Bass
  • Jockie Suryoprayogo-Keyboards
  • Teddy Sujaya-Drums

CD GodBless-s/t

Album GodBless
Tahun 1975
PT Pramaqua

01 Huma Di Atas Bukit
02 Rock Di Udara
03 Sesat
04 Eleanor Rigby
05 Gadis Binal
06 Friday On My Mind
07 Setan Tertawa
08 She Passed Away


Formasi GodBless pada album ini:
  • Achmad Albar-Vocal
  • Ian Antono-Guitar
  • Donny Fatah-Bass
  • Yockie Soeryoprayogo-Organ, Electic Piano
  • Teddy Sujaya-Drums