Selasa, 11 Maret 2008

Guitar Hero

Di Sabtu sore beberapa minggu yang lalu,  tiba-tiba kaget ketika melihat anak saya yang berusia 8 tahun nongkrong di Rental Play Station dideket rumah yang penuh asap rokok barengan remaja tanggung , ladhalah......kok........
Wah kecolongan nih,
Segera setelah dia selesai kami lakukan acara diskusi lintas generasi, dan jawabannya adalah:
Abissss bapak gak beliin aku PS sih....Aku khan bosen main komputer. nah lho!!!!!

Memang untuk kasus Play Station saya sengaja tidak membelikan buat anak saya, dan merasa cukup dengan main game edukasi yg ada di Komputer, ah ternyata saya salah, arus globalisasi juga melanda anak-anak dikawasan pemukiman saya.
Akhirnya dicapai kesepakatan untuk membelikan Play Station dengan catatan:
  • hanya boleh bermain disabtu sore dan minggu pagi - sampai siang (sore jadwalnya berenang).
  • Beli CD nya harus dari uang saku masing-masing
Kesepakatan damai ini berjalan dengan baik hingga saat ini.

Sabtu 8 Maret 2008 ketika saya nyangkruk di Java Jazz, Anak-anak dan ibunya melakukan belanja CD game PS.
Minggu pagi (sekitar pukul 9) saat bangun tidur, sayup-sayup terdengar lagu 80 an yang lumayan akrab dikuping dari Quiet Riot "Metal Health" dengan suara kadang gak pas. Lho siapa yg nyetel?, TV mana yg pagi-pagi ada Metal Health.
Begitu nyamperin terlihat 2 anak saya lagi serius mencet-mencet consolenya (kakaknya mainin gitar, adiknya maiinin bass) sampai miring-miring dan mulut mecucu.
Ternyata mereka memainkan game Guitar Hero, lho kok ada game kayak gini, kirain game itu isinya cuman bal-balan, perang-perangan sama pendekar jepang naruto (wisss, ternyata ketinggalan pol saya.......)
Akhirnya ikut main mencoba memainkan Radar Love (Golden Earing), Heat of The Momment (Asia) sampai No One Like You (Scorpions).
Asyik juga meskipun abis itu jari-jari jadi khemeng......

Berarti sosialisasi Rock/Metal kepada anak-anak bisa lewat sarana ini, disamping ngajakin nonton konser..

Langsung janji didepan anak-anak, minggu depan bapak beliin CD yg kayak gini 4 lagi deh, bapak yg bayar...
Dan anak-anakpun bersorak asyikkkkkkkkkk..................

Senin, 10 Maret 2008

Skid Row Live

Nonton Skid Row ini sebelumnya masih gojag-gajeg. Soalnya tanggal 7 bertepatan dengan acara nikahan adik ipar. Ternyata acara nikahan bisa kelar sebelum show.
Setelah magriban masih timbul pertanyaan, kalo go show masih ada ticket gak?.
Setelah sms an sama mas Harris Hadinata dan mas Troy, dijawab mungkin ada, dan langsung ambil kesimpulan memungkinkan.
Barengan istri berangkat ke Ancol, langsung ke drive in, setelah clingak-clinguk kelihatan ticket box dan ambil 2 lembar.
Masuk ke venue, aturan agak longgar boleh bawa makanan, minuman, camera, handycam (terlanjur gak bawa camera).
Sampai didalam venue terasa longgar, buat menghemat tenaga berdua nglesot dirumput (wis jan nuansamatik, kayak mo nonton sekatenan/layar tancep :-D)

Sekitar jam 8, dibuka oleh LogGuns dengan nomor instrumental, saat lagu ketiga gerimis kecil mulai turun, saat lagu ke 6 gerimis membesar, langsung ke counter GG, ada jual payung 50 rb (harga payung setengah ticket, itupun langsung soldout). Daripada kepala puyeng akhirnya beli payung (opo tumon nonton rock kok payungan hehehehe, udah tua soalnya), jadilah kami sepayung berdua. Sound sempat ngadat sebentar, dan akhirnya LogGuns menutup dengan cover Metallica Enter Sandman yg langsung menghangatkan suasana dan cuaca jadi cerah sampai akhir pertunjukan.

Konser dilanjutkan dengan penampilan band asal Sidoarjo Kobe,yang tampil lengkap dengan atribut turntable dan 2 vokalis.
Saya pribadi gak bisa menikmati musik rock yg dipakeiin turntable jadi gak memperhatikan (cuman denger lagu pesta rakyat--> sering muncul di tv) dan sibuk ngobrol sama temen-temen i-rock yg ketemu deket FOH.

Begitu Kobe selesai, teknisi Skid Row setting peralatan, sementara MC terus beusaha mengisi kevakuman buat  menghibur penonton yang udah ngebet sama Skid Row.
Kami berame-rame pindah ke sisi kiri panggung yang agak lebih lega.

Sekitar pk.21.30, Skidrow muncul dan menggeber Makin' A Mess sebagai pembuka, setelah itu sambung Piece Of Me dan lanjut terus.
Masuk lagu kelima saat intro 18 & Life muncul, penonton makin antusias dan makin panas,
Pas lagu  I Remember You, dengan iringan gitar akustik koor massal terjadi di drivein.
Konser ditutup dengan lagu Youth Gone Wild.
Perasaan puas muncul didiri saya meskipun gak banyak lagu skid Row yg saya tahu (modal 1 CD 40 season doang hehehehe),
Yang terasa harga ticket terasa sangat claro dibanding dengan kondisi venue yang luas, sound yang bagus dan lighting yang lumayan.
Pulang ritual seperti biasa, mampir dulu ke warung Indomie deket rumah. Pas buka pintu anak-anak sudah pulas tertidur.
Yeahhhhhh malam yang mengesankan, pulihkan tenaga buat Java Jazz besoknya.
Thx Skid Row, thx Log Zelebhor moga-moga jadi makin semangat adain event.

foto oleh MasPuy

Minggu, 09 Maret 2008

Nonton Manhattan Transfer Live

Manhattan Transfer merupakan salah satu nama besar di blantika jazz yang dulu sangat saya sukai. Perkenalan dengan grup ini didapat dari kaset bajakan jaman dulu Aquarius, tanpa sleeve hibahan dari temen.
Album favorit saya adalah Brazil dan Vocalese.
Kesempatan nonton akhirnya datang juga lewat event Java Jazz 2008.

Setelah dipuaskan oleh penampilan Joe Sample di Plenary Hall pukul 18.15, keluar venue perut terasa lapar. Segera menuju snackbar, ambil burger dan air mineral. Selesai mengunyah bergegas menuju pintu masuk Plenary Hall lagi, ternyata antrian sudah mengular meliuk-liuk.
Meskipun harus merogoh kocek lagi, minat penonton terhadap Manhattan Transfer sangat tinggi.
Saya sendiri awalnya tidak memperoleh Ticket untuk The Manhattan Transfer, untungnya ketemu teman David Dewata yang bawa ticket tapi gak mau nonton karena harus pulang lebih awal, jadilah dapat rezeki (thx bro!).
Didalam venue, baik di festival maupun tribun sesak terisi. Lebih rame dibanding Joe Sample ditempat yang sama beberapa jam sebelumnya meskipun tanpa ada ticket tambahan.

Tepat pukul 8.30 dimulailah trip penjelajahan jazz, latin, R&B hingga pop ini,
Dibuka dengan Birdland dan meluncur kencang dengan On the boulevard, Route 66 (tahu lagu ini awalnya dari Rolling Stones), Candy, Java Jive, A-tisket, a-tasket, Lagu Miles Davis Tutu, Smile again, Sassy, Soul Food To Go (akhirnya kesampaian juga denger langsung secara live lagu dari album Brazil ini), Trickle Trickle, Boys from NY city.
Sempat turun panggung, encore memunculkan Twilight Zone dan gak tahu satu lagi apa judulnya?

Secara keseluruhan konser ini sangat memuaskan buat saya, dan mungkin ribuan lainnya yang memenuhi Plenary Hall. Sepanjang konser penonton dibawa hanyut untuk mengikuti keindahan olah vokal dan penjiwaan Tim Hauser, Alan Paul, Janis Siegel, dan Cheryl Bentyne.

Setelah bubaran, sebenernya masih ada beberapa gigs dari Harvey Mason, George Clinton, Bobby Caldwell dan lain-lain, namun entah kenapa saya sudah merasa klimaks, puas dan lemes. Jadi langsung ngeloyor pulang dan bongkar rak CD Manhattan Transfer Tonin' untuk menemani tidur.



CD Helloween Gambling with the Devil Pressing Local

Disela-sela perhelatan akbar Java Jazz 2008, sempat mampir ke stand DiscTarra. Sesuai eventnya, CD yang didisplay hampir semuanya Jazz. Tapi dipojok kiri nyempil CD Helloween Gambling with the Devil Pressing Local yang dibandrol 75 rb.
Langsung samber tuh CD apalagi lihat ada bonus track We Unite di track 13.
tracklistnya:
1. Crack the Riddle
2. Kill It
3. The Saints
4. As Long As I Fall
5. Paint a New World
6. Final Fortune
7. The Bells of the 7 Hells
8. Fallen to Pieces
9. I.M.E.
10. Can Do It
11. Dreambound
12. Heaven Tells No Lies
13. We Unite

Kamis, 06 Maret 2008

Kemungkinan Setlist Skid Row











Kemungkinan setlist konser Skid Row yang akan melakukan Konser di Indonesia bertajuk “ GG INTERNATIONAL ROCK CONCERT 2008 “ pada tanggal 7 maret 2008 di ex Drive In Ancol, Jakarta (Informasi dari mas Harris Hadinata):

  1. Makin' A Mess
  2. Piece Of Me
  3. Sweet Little Sister
  4. New Generation
  5. 18 And Life
  6. Monkey Business
  7. Thick Is The Skin
  8. Big Guns
  9. Psycho Therapy
  10. I Remember You
  11. Disease
  12. Slave To The Grind
  13. Beat Yourself Blind
  14. Youth Gone Wild
Skid Row akan tampil di Indonesia dengan formasi Johny Solinger ( Vokal ), Rachel Bolan ( Bass ), Scotti Hill ( Guitar ), David Gara ( Drum ), Ryan Cook ( Guitar )

Konser ini akan dibuka oleh group LOG GUNS dan group KOBE dari Sidoarjo yang juga baru merilis 1 album Positive Thinking.

di Jakarta tiketnya dijual Rp. 100.000,- termasuk ticket masuk ancol.

Jakarta International Java Jazz Festival

Start:     Mar 8, '08 09:00a
The Manhattan Transfer
Bobby Caldwell

Siap-siap nonton Java Jazz

Jazz menjadi musik yang masih suka saya masih dengar saat-saat tertentu disamping musik Rock/Metal. Kesenangan akan jenis musik ini dimulai pertengahan 80an, dimana saat itu musik Fusion tumbuh pesat di Indonesia dengan icon Funk Section, Krakatau, Karimata, Bhaskara, Emerald dll.

Saat itu dijaman kaset murah meriah, banyak tersedia kaset jazz terbitan lokal dari label Hidayat, Aquarius, AR, Perina, dan lain-lain. Sehingga banyak album fusion/jazz dan derivatifnya yang beredar. Chick Corea, Al Jarreau, Lee Ritenour, Manhattan Transfer, Al DiMeola, Billy Cobham, Weather Report, Michael Franks, Miles Davis dan banyak lagi gampang didapatkan.

Hari ini datang seorang teman membawa dan memberi sepasang Ticket Java Jazz untuk hari Sabtu 8 Maret 2008.

Wuiiiih, mantebbbbbbbb tgl 7 Skid Row, tgl 8 Java Jazz.