Selasa, 19 Maret 2013

Selamat tinggal Multiply


Resmi sudah hari ini Multiply tutup. Setelah lebih dari satu tahun dikasih woro-woro. Multiply yang dulu menjadi ajang sharing, ajang pertemanan hingga ajang pamer kini tinggal kenangan.

Tampilan Multiply di akhir hayat

Kenangan apa yang saya dapatkan dari Multiply..., tentulah yang utama adalah pertemanan dunia maya, dan akhirnya berlanjut terus hingga sekarang. Ada yang menjadi sering bertemu dan ada yang belum pernah bertemu namun masih berlanjut silaturahmi di SocMed seperti facebook, twitter dll.

Kenangan lain (sesuai kegemaran saya) adalah nambahnya pengetahuan, koleksi kaset, CD, DVD hingga download an file musik/film digital karena sharing/pamer teman-teman di Multiply.

Berkat tutorial mas Doel, saya sempat memindahkan isi danangsuryono.multiply.com ke danangsuryono.blogspot.com beserta komentar temen-temen masih tersimpan disana...Namun seperti Multiply diakhir hayatnya, blogspot ini terasa agak hambar...tidak ada lagi interaksi yang dahsyat seperti dulu... (mungkin peran ini memang sudah diambil alih facebook/twitter)

bye bye Multiply..terima kasih atas apa yang sudah pernah ada...

Senin, 18 Maret 2013

Kaset Bajakan yang Di Bajak


Saat balik pingin ngumpulin kaset Queen, saya dapet album Queen Hot Space pra lisesni rilisan ABC records yang telah saya posting sebelumnya

Dari komentar pada posting itu, mas Nelwin menginformasikan bahwa ini merupakan bajakan dari rilisan Aquarius. Penasaran saya mencoba mencari kaset versi Aquarius. Setelah dapat ternyata memang benar. Kaset versi ABC mencomot versi Aquarius dengan beberapa modifikasi:

Tampak Muka-->versi Aquarius jelas lebih cerah dan ada tulisan Incl Lyrics, karena memang versi Aquarius menambahi lyrics pada booklet kasetnya. Pada versi ABC tulisan incl lyrics dihapus dan logo Aquarius diganti dengan logo ABC records. dan tulisan Hot Space Queen ditambahi '82

Tampak Muka

Tampak belakang-->persis sama, hanya logo dan tambahan tulisan 82

tampak belakang

Pita Kaset-->Aquarius menggunakan Maxell sementara ABC pita tidak jelas

Kaset Queen Hot Space ini juga mengacak susunan lagu, serta ada bonus track dari album Queen sebelumnya. Urutan asli album Hot Space adalah:
01 Staying Power
02 Dancer
03 Back Chat
04 Body Language
05 Action This Day
06 Put Out the Fire
07 Life Is Real (Song for Lennon)
08 Calling All Girls
09 Las Palabras de Amor (The Words of Love)
10 Cool Cat
11 Under Pressure

Namun pada kaset  ini urutannya adalah:
Side A:
A-01 Life Is Real (Song For Lennon) [album Hot Space]
A-02 Back Chat [album Hot Space]
A-03 Staying Power [album Hot Space]
A-04 Dancer [album Hot Space]
A-05 Body Language [album Hot Space]
A-06 Las Palabras De Amor (The Words Of Love) [album Hot Space]
A-07 Under Pressure (feat David Bowie) [album Hot Space]

Side B:
B-01 Put Out The Fire [album Hot Space]
B-02 Calling All Girls [album Hot Space]
B-03 Cool Cat [album Hot Space]
B-04 Action This Day [album Hot Space]
Bonus track:
B-05 Fight from the Inside [album News of the World-1977]
B-06 It's Late [album News of the World-1977]

Queen - Live Killers


Live Killers versi kaset adalah sedikit diantara album Live Show dalam format kaset di tahun 80 an yang sangat berkesan buat saya selain Rolling Stones "Still Life", Scorpions "Tokyo Tapes" Live at Nakano Sun Plaza, Led Zeppelin "The Song Remains the Same" serta Deep Purple "Made in Japan".

Kaset Live killers pertama yang saya punya adalah versi The Platinum Album ke 5 yang dirilis sebagai serial oleh Billboard pada tahun 1984. Kaset non lisensi ini mempunyai durasi 76 menit yang dibagi dalam Side A: 37:37 menit dan Side B: 37:30 menit direkam pada pita kaset BASF C-76 (format standar kaset saat itu adalah c-60 berdurasi 60 menit).
Dengan Bohemian Rhapsody diawali  intro Ibrahimnya (Mustapha), sebagai lagu pertama (dalam album aslinya Lagu Pertama adalah We Will rock You (fast version) dan ditutup dengan God save The Queen. Dari durasi asli selama 90:08 menit, kaset ini mengorbankan lagu "Brighton Rock" yang tidak dimasukkan dalam kaset ini. Adapun tracklist kaset ini adalah:

Side A:
  • A-01 Bohemian Rhapsody
  • A-02 Love of My Life
  • A-03 '39
  • A-04 Don't Stop Me Now
  • A-05 We Will Rock You
  • A-06 Let Me Entertain You
  • A-07 Get Down, Make Love
  • A-08 You're My Best Friend
  • A-09 Dreamer's Ball
  • A-10 Sheer Heart Attack
 Side B:
  • B-01 Death on Two Legs
  • B-02 Killer Queen
  • B-03 Bicycle Race
  • B-04 I'm in Love With My Car
  • B-05 Now I'm Here
  • B-06 Tie Your Mother Down
  • B-07 Keep Yourself Alive
  • B-08 Spread Your Wings
  • B-09 We Will Rock You
  • B-10 We Are the Champions
  • B-11 God Save the Queen
Platinum Album 5 (Billboard)

Kaset kedua Live Killers yang saya punya adalah versi Aquarius. Dibandingkan versi The Platinum Album Billboard, versi Aquarius ini lebih pendek lagi, berdurasi 60 menit dengan pita Maxell UD C-60, lebih banyak lagu yang dikorbankan dalam kaset ini. Sama seperti versi billboard kaset ini diawali dengan lagu "Bohemian Rhapsody" namun tidak seperti layaknya konser Queen, penutupnya bukan "God save The Queen" namun"Keep Yourself Alive".
Dari durasi aslinya, kaset 60 menit ini mengorbankan lagu "Brighton Rock", "Now I'm Here", "Sheer Heart Attack" dan "We Will Rock You" (versi biasa) yang tidak dimasukkan dalam kaset ini. Adapun tracklist kaset ini adalah:

Side A:
  • A-01 Bohemian Rhapsody
  • A-02 Tie Your Mother Down
  • A-03 We Will Rock You
  • A-04 We Are the Champions
  • A-05 God Save the Queen
  • A-06 Don't Stop Me Now
  • A-07 Spread Your Wings
  • A-08 Let Me Entertain You
Side B:
  • B-01 Death on Two Legs
  • B-02 Killer Queen
  • B-03 Bicycle Race
  • B-04 I'm in Love With My Car
  • B-05 Get Down, Make Love
  • B-06 You're My Best Friend
  • B-07 Dreamer's Ball
  • B-08 Love of My Life
  • B-09 '39
  • B-10 Keep Yourself Alive
Live Killers (Aquarius)

 Live Killers sendiri merupakan double live album dalam format PH, kaset dan compact disc dari group Queen. Dirilis pada 22 Juni 1979, dan direkam selama tur promo album Jazz di Eropa antara Januari dan Maret 1979. Live Killers merupakan live album pertama Queen, setelah mereka merencanakan merilis album live sejak November 1974 (Rainbow Theater) hingga Juni 1977 (Earl's Court Arena) namun selalu tertunda.

Dalam buku "Queen Live - a Concert Documentary"  oleh Greg Brooks disebutkan bahwa beberapa materi live album ini seperti:
  • "Don't Stop Me Now", "Spread Your Wings" dan "Brighton Rock" merupakan rekaman show  dari Stadthalle, Bremen pada 20 Jan 1979. 
  • "Death On Two Legs" merupakan rekaman show  dari  Sporthalle, Cologne 1 Feb 1979. 
  • "'39" and "Now I'm Here" merupakan rekaman show  dari  Festhalle, Frankfurt 2 Feb 1979. 
Tidak ada yang tahu tentang sisa lagu dalam album tersebut berasal dari konser yang mana, tidak ada catatan atau informasi yang didokumentasikan (bahkan Brian May pun mengatakan bahwa ia tidak ingat dari konser mana sumber lagu yang berbeda direkam).

Sementara menurut buku "Queen-Complete Works" karya Georg Purvis sebagian besar materi album ini diambil dari Konser mereka di Frankfurt (2 Feb 1979) dan Lyon (17 Feb 1979).

Album ini diproduksi sendiri oleh Queen dan merupakan album pertama mereka yang dimixing di studio mereka sendiri, Mountain Studios di Montreux, Swiss, disela-sela sesi rekaman album mereka berikutnya (The Game) Meskipun demikian, gitaris Brian May dan drummer Roger Taylor mengungkapkan di sebuah acara radio di Amerika Serikat (yang menyoroti pembuatan 1980-an Game) bahwa Queen kecewa dengan mixing akhir album ini. Meskipun mengecewakan dimata Brian May dan Roger Taylor, Live Killers cukup sukses di tangga lagu-lagu, mencapai nomor 3 di UK Albums Chart, dan nomor 16 di Billboard 200 di Amerika Serikat, serta mencapai double platinum di Amerika Serikat.
Di luar wilayah Amerika Serikat, Eropa dan Kanada, Elektra Records merilis ulang versi yang lebih pendek diedit dari album pada tahun 1985 berjudul Queen Live. 

Pada tahun 1994 album ini dirilis sebagai bagian dari Seri Digital oleh EMI, namun tidak diperbaiki dari sisi kualitas rekaman yang buruk. Baru tahun 2001 album remaster dan dikembalikan dalam kualitas yang lebih baik oleh Peter Mew. 

Terdiri dari 22 track, We Will Rock You muncul dalam 2 versi, versi cepat pada track 1 dan  track 20, untuk versi LP terdiri dari:
Side one
01 "We Will Rock You" [fast version] (Brian May) – 3:18
02 "Let Me Entertain You" (Freddie Mercury) – 3:15
03 "Death on Two Legs (Dedicated To...)" (Mercury) – 3:31
04 "Killer Queen" (Mercury) – 1:59
05 "Bicycle Race" (Mercury) – 1:28
06 "I'm in Love with My Car" (Roger Taylor) – 2:08
07 "Get Down, Make Love" (Mercury) – 4:31
08 "You're My Best Friend" (John Deacon) – 2:08

Side two
09 "Now I'm Here" (May) – 8:42
10 "Dreamer's Ball" (May) – 3:44
11 "Love of My Life" (Mercury) – 4:57
12 "'39" (May) – 3:26
13 "Keep Yourself Alive" (May) – 4:02

Side three
14 "Don't Stop Me Now" (Mercury) – 4:28
15 "Spread Your Wings" (Deacon) – 5:17
16 "Brighton Rock" (May) – 12:13

Side four
17 "Bohemian Rhapsody" [intro: "Mustapha"] (Mercury) – 6:02
18 "Tie Your Mother Down" (May) – 3:40
19 "Sheer Heart Attack" (Taylor) – 3:35
20 "We Will Rock You" (May) – 2:48
21 "We Are the Champions" (Mercury) – 3:27
22 "God Save the Queen" (Trad.; arr. May) – 1:31

Live Killers

Sementara versi CD & Kaset (EMI Lisensi) adalah:

Disc#1/Side A:
01 "We Will Rock You" [fast version] (Brian May) – 3:18
02 "Let Me Entertain You" (Freddie Mercury) – 3:15
03 "Death on Two Legs (Dedicated To...)" (Mercury) – 3:31
04 "Killer Queen" (Mercury) – 1:59
05 "Bicycle Race" (Mercury) – 1:28
06 "I'm in Love with My Car" (Roger Taylor) – 2:08
07 "Get Down, Make Love" (Mercury) – 4:31
08 "You're My Best Friend" (John Deacon) – 2:08
09 "Now I'm Here" (May) – 8:42
10 "Dreamer's Ball" (May) – 3:44
11 "Love of My Life" (Mercury) – 4:57
12 "'39" (May) – 3:26
13 "Keep Yourself Alive" (May) – 4:02

Disc#2/Side B:
14 "Don't Stop Me Now" (Mercury) – 4:28
15 "Spread Your Wings" (Deacon) – 5:17
16 "Brighton Rock" (May) – 12:13
17 "Bohemian Rhapsody" [intro: "Mustapha"] (Mercury) – 6:02
18 "Tie Your Mother Down" (May) – 3:40
19 "Sheer Heart Attack" (Taylor) – 3:35
20 "We Will Rock You" (May) – 2:48
21 "We Are the Champions" (Mercury) – 3:27
22 "God Save the Queen" (Trad.; arr. May) – 1:31

Live Killers

Kamis, 14 Maret 2013

The Platinum Album Billboard


Dari seri kaset inilah saya mulai serius mengenal Queen lebih lanjut. Perkenalan awal dari album Hot Space rilisan GL records di tahun 1982, lanjut eksplorasi ke album awal Queen. Meski agak telat syukurlah seri kaset Platinum Album Billboard bisa memenuhi hasrat itu.




Terdiri dari 8 seri, The Platinum album merupakan album yang cukup komplit saat itu.

  • Kaset 1, Side A berisikan album Queen s/t, terdiri dari 7 lagu, dan edannya keselip lagu Now I'm Here yang berasal dari album Sheer Heart Attack. Side B nya berisi album Sheer Heart Attack dengan susunan lagu yang saling silang dengan album Queen s/t.
  • Kaset 2, Side A berisikan album Queen II, dan Side B tanpa informasi apapun disisipi dengan lagu dari album Sheer Heart Attack.
  • Kaset 3, Side A berisikan album A Night at The Opera dan menempatkan Bohemian rhapsody di urutan 1, sementara Side B berisikan album A Day at The Races dalam kondisi hanya 7 lagu
  • Kaset 4, Side A berisikan album Jazz, sementara Side B berisikan album News of The World dalam kondisi tidak lengkap.
  • Kaset 5, berisikan album Live Killers dengan pita c-76 (?) durasi 76 menit. Berbeda dengan kaset lain yang berdurasi 60 menit.
  • Kaset 6, Side A berisikan album The Game, sementara Side B berisikan kompilasi yang tercecer dari album sebelumnya.
  • Kaset 7, Side A berisikan album Flash, sementara Side B berisikan lagu Queen yang dimainkan dalam versi klasik.
  • Kaset 8, Side A tanpa keterangan apapun namun ternyata diambil dari album Hot Space, sementara Side B berisikan kompilasi yang tercecer dari album sebelumnya.



Meskipun diacak secara tidak jelas (dan saya juga gak tahu itu diacak, maklum jaman gak ada internet dan jaman label boleh menerbitkan album seenak jidat) saya sungguh menikmati kaset ini.
Kaset aslinya terlantar entah kemana, namun seorang teman berbaik hati menjual koleksinya ke saya. Entah dengan apa saya putar, saya sudah tidak punya playernya lagi. Tapi kaset ini sungguh mengembalikan memori saya ke masa silam....berbekal tape mobil yang dimodifikasi, speaker dengan body kardus indomie serta pinsil & uang seribu rupiah, sungguh nikmat sekali masa itu

ahhhhh saya jadi pingin makan sarden campur kentang sambil ngelus-elus kaset ini...




Rabu, 02 Januari 2013

Queen-s/t

Queen
Rilis Juli 1973
Direkam di Trident Studios dan De Lane Lea Music Centre, London
Produser oleh Roy Thomas Baker (Roy Baker), John Anthony dan Queen

Queen-Queen (1973)

Album pertama Queen ini masih terasa campur aduk, seolah pencarian jati diri Queen akan warna musik mereka. Warna Hard Rock, early Heavy Metal dan progressive rock berpadu pada album ini.
dibuka dengan sebuah nomor Hard Rock berdurasi 3 menit 47 detik yang ditulis olehBrian May “Keep Yourself Alive”, album ini seolah akan sama dengan band hardrock lain yang meraja lela di tahun 1973,  namun pada lagu ke dua “Doing All Right” karya Brian May dan Tim Staffell saat masih bersama Smile (band Brian May sebelum Queen), terasa ada perbedaan Queen dengan band Hard Rock lainnya, lagu ini mengalami perubahan tempo beberapa kali, dari ballads ke warna acoustic guitars dan berubah liar layaknya heavy metal. Disini juga dapat disimak permainan Brian May pada piano.
Lagu berikutnya “Great King Rat” karya Freddie Mercury kembali memunculkan warna hard rock yang kelak akan dikenal sebagai Queen’s earliest sound, Solo gitar May dengan koor khas Queen.
Freddie Mercury juga memamerkan kemampuan bermain piano pada lagu karyanya sendiri “My Fairy King” (nantinya hampir seluruh piano pada lagu Queen dimainkan olehFreddie Mercury).
Freddie juga meminjam beberapa bait dari Puisi Robert Browning’s “The Pied Piper of Hamelin”. Pada lagu ini melalui lirik “Mother Mercury”, inspirasi akan nama Mercury menggantikan Bulsara muncul. Lagu ini juga memunculkan Harmonisasi vocal antara Mercury, May dan Taylor yang luar biasa.
Selain pada “My Fairy King”, warna progressive rock dan psychedelic rock juga terdapat pada album ini, lewat “Liar” dan “Jesus”
Drummer Roger Taylor juga unjuk kemampuan bernyanyi lewat “Modern Times Rock ‘n’ Roll” pada lagu bertempo cepat yang kalau dicermati warna gitaran cepat ala thrash metal muncul dari lagu ini
Album ini ditutup dengan nomor instrumental pendek yang didahului dengan intro piano“Seven Seas of Rhye…”
Secara keseluruhan album perdana Queen yang meracik hard rock, early heavy metal dan progressive rock ini bukanlah sesuatu dobrakan baru pada saat itu, dimana dunia saat itu dibombardir oleh album hebat hard rock dan progressive. Namun album ini tetap layak untuk dimiliki.
Tracklist
  1. Keep Yourself Alive (May)
  2. Doing All Right (May, Staffel)
  3. Great King Rat (Mercury)
  4. My Fairy King (Mercury)
  5. Liar (Mercury)
  6. The Night Comes Down (May)
  7. Modern Times Rock ‘n’ Roll (Taylor)
  8. Son and Daughter (May)
  9. Jesus (Mercury)
  10. Seven Seas of Rhye (Mercury)
  • Freddie Mercury – lead dan backing vocals, piano
  • Brian May – electric dan acoustic guitar, backing vocals, vocal bridge pada “Keep Yourself Alive”, piano pada “Doing All Right”
  • Roger Taylor – drums, backing vocals, lead vocals di “Modern Times Rock ‘n’ Roll”, vocal bridge pada “Keep Yourself Alive”, percussion
  • John Deacon – bass guitar

Senin, 31 Desember 2012

Konser tahun 2012

Yes

Tahun 2012 hampir berlalu...seiiring detik-detik pergantian tahun yang terus berdetak.....
Selama tahun 2012 kalo diurut ulang, cukup banyak saya diberi kenikmatan untuk dapat nonton konser yang dapat menyenangkan hati.
Adapun konser yang saya tonton selama tahun 2012 adalah:

20120118-Toxic Holocaust
20120302-Al Jarreau
20120303-The Manhattan Transfer
20120304-Bobby McFerrin
20120304-Phil perry
20120331-Anthrax
20120405-Iron Maidens
20120421-Dream Theater
20120424-YES
20121103-Creed
20121112-Portnoy, Sheehan, McAlpine, Sherinian
20121215-Sting
20121216-Guns N' Roses

Toxic Holocaust

Ada beberapa event yang mestinya nonton, namun meleset gak jadi nonton karena ada urusan yang tidak bisa ditinggalkan, antara lain Hammersonic Metalfest serta Java Rockin'land yang batal digelar meskipun sudah beli tiketnya.
Konser-konser diatas benar-benar memenuhi harapan, dalam artian memberikan kepuasan setelah menontonnya...

Toxic Holocaust meskipun saya kurang familiar namun di stage kecil di Marios Place, mereka mampu menghadirkan konser yang menghibur, penuh hura-hura dan sedikit huru hara.

Al Jarreau

Al Jarreau, Manhattan Transfer, Bobby McFerrin dan Phil Perry adalah mimpi masa lalu saya saat sangat menyukai musik Jazz/Fusion di pertengahan 80 an..dan berkat Java Jazz Festival saya mampu menggapai mimpi itu.


Phil Perry

The Manhattan Transfer

Anthrax...sungguh tidak diduga...meskipun penonton sepi (mungkin akibat pembatalan tahun sebelumnya), namun sungguh mengagetkan...circle pit yang menggelora sejak pertengahan konser menjadikan konser Anthrax terasa istimewa.
Anthrax

Iron Maidens...yach band cewek pengcover Iron Maiden yang bisa saya tonton 2 kali di tahun 2011, menjadi pemanasan bagi saya sebelum Dream Theater 2 minggu kemudian.

Bulan April selera saya akan musik progressive terpenuhi dengan menonton 2 master musik Progressive, Dream Theater dan YES. 

Dream Theater di tanggal 21 April dengan sound dan tata suara memanjakan..tampil memuaskan dahaga saya akan dedengkot musik Progressive metal ini, dan disambung tanggal 24 April dengan Pionir progressive rock YES. Meski tanpa Jon Anderson YES tetap memukau.
YES

Cukup lama saya puasa konser akibat gagal nonton Hammersonic Fest dan batalnya Java Rockin'land. Bulan November barulah nonton Creed yang menghibur di gandaria City serta PSMS yang melengkapi anggota DT yang gak dateng di 21 April.

Desember awalnya menjadi bulan galau bagi saya karena tanggal 15 Desember 2012 Sting dan G N' R bakal konser bersamaan di dua tempat berbeda. NIbarat pepatah rezeki gak bakal ketuker, ternyata karena sesuatu hal, G N' R menunda konsernya menjadi hari Minggu tanggal 16 Desember 2012. jadilah saya bisa menikmati keduanya.

Guns N' Roses Foto from Jakarta Post

Seperti sudah disampaikan diatas, konser tersebut diatas sungguh sangat menghibur bagi saya, namun kalo disuruh mengurut konser mana yang memberi nilai kepuasan tertinggi, maka urutannya adalah sebagai berikut:

  1. Dream Theater
  2. YES
  3. Portnoy, Sheehan, McAlpine, Sherinian
  4. Al Jarreau
  5. Sting
  6. Guns N' Roses
  7. Anthrax
  8. The Manhattan Transfer
  9. Phil perry
  10. Bobby McFerrin
  11. Creed
  12. Toxic Holocaust
  13. Iron Maidens

catatan tahun 2012, sebagai dampak gagalnya konser beberapa band tahun sebelumnya (Motley Crue, Anthrax dll) dimana saya beli ticket presale dan hangus, saya lebih banyak membeli ticket via Calo, dan ternyata lebih memberikan kepastian..:)

Tahun 2013?
Entah band apa yang bakal mampir ke Indonesia, mungkin Journey, mungkin Deep Purple, mungkin Testament, mungkin Slayer, mungkin Rolling Stones dan mungkin Queen ....entahlah....yang jelas Hammersonicfest serta Java Jazz Festival lah yang sudah ada agendanya..JavaJazz Festival bahkan saya sudah beli ticket early birds nya.
Semoga banyak yang bakal konser kemari...semoga

Selasa, 18 Desember 2012

Guns N' Roses-MEIS Ancol, Jakarta, 16 Desember 2012


Guns N' Roses akan konser di Jakarta pada tanggal 15 Desember...wah khabar ini sungguh membuat galau saya yang sudah merencanakan nonton Sting pada tanggal yang sama.

Meskipun saya tidak mengenal GNR pada saat mereka dinyatakan sebagai band paling berbahaya di akhir 80 an (saat itu saya lagi asyik masyuk dengan musik Fusion, sehingga group rock era itu baru saya kenal belakangan). Saya baru mengenalnya saat mereka tampil pada acara Tribute to Freddie Mercury 20 April 1992. Band ini sungguh membuat saya sangat tertarik untuk menyimaknya setelah saya membeli kaset "Appetite for Destruction" yang sungguh mantab...Lagu seperti Welcome to the Jungle, It's So Easy, Nightrain, Mr. Brownstone, Appetite for Destruction, Sweet Child O' Mineserta Rocket Queen sungguh masuk  ke diri saya.

Untuk tanggal 15 Desember, bersama concert mate kami berdiskusi untuk memutuskan konser apa yang akan ditonton, Sting? apa Guns N' Roses?. Pinginnya dua duanya. Sempat terlintas juga pingin nonton Sting di seberang agar bisa dapet ke duanya, namun karena sesuatu hal akhirnya memutuskan nonton Sting saja. Dan sebagai salah satu pertimbangan adalah referensi dari youtube yang memperlihatkan bahwa axl sudah kedodoran dan kurang prima lagi

Biasanya menjelang konser, saya selalu membuat playlist berbekal situs setlist.fm agar bisa lebih masuk saat konser, dan untuk kali ini yang saya siapkan hanya setlist Sting saja, sehingga pol tidak ada persiapan mendengarkan lagu-lagu mereka.

Sabtu siang tanggal 15 Desember menjelang konser Sting saya menyempatkan diri mampir untuk nonton event Rocklinger # 3 di Tugu Proklamasi, HP saya sibuk bergetar karena heboh di twitter, FB dan milis tentang penundaan konser Guns N' Roses, yang akhirnya berujung pada berita Konser Guns N' Roses akan dilaksanakan di MEIS Ancol pada Hari Minggu 16 Desember 2012...wah....wah....wah.....Dan dalam perjalanan ke Ancol untuk nonton Sting sore itu saya sungguh sumringah....
Konser Sting malam itu yang bedurasi 2 jam sungguh sangat memuaskan bagi kami berdua, dan dalam perjalanan pulang kami pun segera merancang strategi untuk nonton besok siangnya. Prinsip In Calo We Trust pun kembali akan menjadi andalan besok.

Minggu siang kami sampai MEIS sekitar 11.30, segera mengontak rekanan andalan dan ketemu dan negoisasi Ticket. Setelah urusan ticket selesai dan berniat  
makan siang, ternyata tempat makan sudah sold out dan sialnya kali ini nggak ada calo untuk urusan ini. Untung ada Indomaret sehingga kamipun bisa menyeduh Popmie sambil menunggu adik ipar yang datang dari Jogja untuk nonton.

Setelah bertegur sapa dengan banyak teman di venue, kami segera antri dan ternyata agak telat masuk, hingga sudah ketinggalan 2 lagu awal. Wah sungguh merasa rugi gak nikmatin vocal prima axl (kami memperkirakan mulai lagu ke 4 axl akan kedodoran). It's So Easy masih dibawakan mulus.
Dengan formasi Frank Ferrer (drum), Tommy Stinson (Bass), Dizzy Reed (keyboard), Chris Pitman dan tiga gitaris Ron "Bumblefoot" Thal,  DJ Ashba, dan Richard Fortus serta Axl di vocal Guns N' Roses tampil prima. Axl beberapa kali berganti jaket dan jazz longgar yang mungkin dimaksudkan untuk menutupi tubuhnya yang mulai tambun. Lagu demi lagu dalam konser tersebut mengalir lancar setelahIt's So Easy, segera disusul Mr. Brownstone, Estranged, dan Rocket Queen yang membuat penonton ikut terlibat dalam konser tersebut apalagi sound dan lighting benar benar memanjakan. Yang paling membuat surprise Axl terlihat konstan dan tidak kedodoran.




Guns N' Roses Foto Ully dari http://www.bandistro.com/blog/guns-n-roses-live-jakarta-minggu-16-desember-2012


Penonton kebanyakan aktif saat lagu-lagu dari album lawas dibawakan, dan adem saat lagu-lagu dari album Chinese Democracy.  
Setelah Fortus bersolo gitar GNR kembali menggeber Live And Let Die, This I Love, dan Better,  Axl kembali istirahat saat Tommy Stinson membawakan lagu berjudul Motivation, yang dilanjutkan dengan solo piano Dizzy Reed yang antara lain menyajikan No Quarter-nya Led Zeppelin. 

Axl kembali tampil dengan 2 lagu dari album Chinese Democrazy Catcher In The Rye, Street Of Dreams, yang disambung dengan You Could Be Mine yang kembali menggairahkan penonton yang sebagian mulai adem.

Axl pun beristirahat lagi saat DJ Ashba bersolo gitar instrumentalnya dengan nomor Mi Amor dan langsung membuka intro lagu Guns N' Roses paling gaul Sweet Child O' Mine, sehingga penonton yang datang sekedar lifestyle-pun juga ikut nyanyi, sungguh gegap gempita sekali koor berjamaah ini.
Setelah itu Piano kembali keluar dan kali ini Axl yang memainkan lagu Pink Floyd Another Brick In The Wall Pt.2, sebagai pengantar nomer populer lainnya 
November Rain!. Dan benar kembali koor penonton membahana di MEIS.

Axl kembali istirahat saat Ron "Bumblefoot" Thal yang mengenakan kaos The Who melanjutkan dengan lagu Objectify. Sesaat kemudian dia merangsek ke tengah panggung, dan memberikan kejutan dengan memainkan sepotong National Anthem Indonesia Raya  yang kembali membuat merinding karena spontan penonton menyayikan bersama.

Bumblefoot foto Ully dari http://www.bandistro.com/blog/guns-n-roses-live-jakarta-minggu-16-desember-2012


Kemudian Axl kembali tampil dengan Don't Cry yang dilanjutkan dengan cover The Who The Seeker dismabung dengan lagu populer Civil War, Knockin' On Heaven's Door dan selanjutnya mereka meninggalkan panggung seolah-olah mau bubar dengan Nightrain.

Setelah penonton menggemakan  we want more, curanmor  mereka manggung lagi denganPatience dan ditutup dengan Paradise City yang memuncaki sore itu. Tidak menyangka Guns N' Roses masih sangat menggigit, (tahun lalu saat nonton Slash bersama Myles Kennedy yang tampil di Istora, serasa sudah nonton Guns N' Roses, ternyata belum...baru sekaranglah Nonton Guns N' Roses itu terealisir.

Dua hari yang sangat membahagiakan kami berdua...belum terbayang mau seperti apa konser di tahun 2013, baru JavaJazz Festival yang Insya Allah saya tonton (dan kali ini tidak In Calo We Trust, saya sudah beli tiket early bird mumpung harganya masih bersahabat).